28–30 Oktober 2025, telah diselenggarakan Pelatihan dan Uji Kompetensi IT Security Management Staff Berbasis SKKNI, sebuah kegiatan yang bertujuan meningkatkan kemampuan dan profesionalisme staf dalam pengelolaan keamanan teknologi informasi sesuai standar nasional. Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama dengan ATTI Solution Training Center serta merujuk pada standar kompetensi yang ditetapkan oleh BNSP dan Lembaga Sertifikasi Profesi terkait.
Pelatihan ini memberikan pembekalan komprehensif kepada para staf mengenai berbagai aspek penting dalam manajemen keamanan informasi. Salah satu fokus utama kegiatan adalah keamanan perangkat (device security), di mana peserta belajar mengenai identifikasi ancaman, teknik perlindungan perangkat kerja, serta penerapan kebijakan keamanan yang efektif untuk mencegah risiko kebocoran data dan gangguan operasional.
Selain itu, pelatihan juga mencakup penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang baik dan sistematis, sehingga setiap proses layanan, tindakan pengamanan, hingga langkah respons insiden dapat terdokumentasi dengan jelas dan mudah diterapkan. Peserta dilatih menyusun SOP yang sesuai standar SKKNI dan relevan dengan kebutuhan pengelolaan teknologi informasi di instansi masing-masing.
Tidak kalah penting, kegiatan ini turut memberikan materi mengenai manajemen risiko (risk management) dalam bidang keamanan informasi. Peserta mempelajari cara melakukan pemetaan risiko, menentukan tingkat prioritas, menganalisis dampak, serta menyusun strategi mitigasi yang dapat meminimalkan potensi gangguan keamanan di masa mendatang. Dengan kemampuan ini, staf diharapkan tidak hanya mampu mendeteksi risiko, tetapi juga melakukan langkah preventif dan responsif sesuai standar yang berlaku.
Pelatihan dan uji kompetensi ini menjadi momentum strategis dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang keamanan informasi, sekaligus memperkuat kesiapan institusi dalam menghadapi tantangan keamanan digital yang semakin kompleks. Melalui kegiatan berbasis SKKNI ini, peserta diharapkan mampu memperoleh kompetensi formal, memahami praktik terbaik (best practices), dan menerapkannya dalam pekerjaan sehari-hari sehingga tata kelola keamanan informasi di lingkungan kerja menjadi lebih profesional, aman, dan efektif.

Sumber: UPA TIK Universitas Riau

Sumber: UPA TIK Universitas Riau

Sumber: UPA TIK Universitas Riau

Sumber: UPA TIK Universitas Riau

Sumber: UPA TIK Universitas Riau